Terbelenggu Rindu - Puisi

 

Piringan sang surya telah hirap dari cakrawala

Meninggalakan guratan warna yang indah

Senandung rindu kembali mendayuh

menyayat atma membawa pilu


Desiran itu kembali berlabuh

Membawa serta degupan yang kian menggebu

Kilasan kisah mendesak dalam benak

Manakala retisalya menyeruak


Siluet daksa berlatarkan senja

Sekejap mata lalu tiada

Sekedar singgah tanpa berkata

Dia gata dalam temaram rucita


Rindu kian membuncah 

Dalam shyam nan syahdu

Pada sosoknya yang tak lagi bisa ditemu

Sosok cinta pertama anak gadisnya


Surabaya, 21 Februari 2022

Oleh: Luthfia Yunitasari

Komentar