Perihal cerita,
Setiap detiknya mungkin akan tersimpan waktu-waktu yang tak akan bisa dilupa
Perihal ceria,
Bahagia itu sebenarnya sederhana,
Tolak ukur kebahagiaan seorangpun juga tidak pernah serupa
Begitupun ceria yang dibagikan lewat cerita-cerita,
Seringkali kita bersuara dalam hati,
"enak banget ya dia, bisa kek gini, bisa kek gitu, bahagia banget hidupnya"
Tanpa berpikir bahwa 'dia' mungkin memendam kesedihan-kesedihan yang justru lebih perih dari kesedihan kita sendiri
Dan kesedihan itu tidak pernah diungkapkannya.
Karena apa?
Karena 'dia' ingin menebarkan cerita-cerita bahagia kepada setiap orang yang melihat ceritanya
'Dia' tidak ingin menampakkan kesedihan yang dirasakannya.
Bahkan terlihat bahagia itu saja mampu membuat dirinya merasa jauh lebih bahagia daripada yang sebenarnya :)
Oleh : Kerabati Selvia A.

Komentar
Posting Komentar