‘PARAU’ - Puisi

 Kembali ku dengar desak piluh dari rasa

Titik kembali bernuansa dengan pena

Memaksa langit ku menerima hujan

Menghantarkan gelap yang tak berpenghuni


Sajak tanya berderet rapi difikiran

Berhembus sesak dalam ruang hampa

Tawa bersandiwara

Agar temaram nya tak diketahui oleh semesta


Bukan kata tak ingin terucap

Namun sesak begitu menggema

Ada jarak diantara nurani

Menciptakan labirin di tengah peringai hati


Ingin langka mengambil jeda

Menatap bintang dri sudut rasa

Bagai sang senja

Yg bermain warna diatas langit


Oleh Kerabati Silvia Qotrun Nada


Komentar