NARASI SUATU MASA - Puisi

 /1. Diri/

Aku terbangun tanpa raga

Tersentak dalam dimensi mengabur

Ini mati?

(Bukan)

“Ini hanya selembar saat.

Kemarilah, akan ku pertemukan kau dengannya.”

.

Lalu aku melihatmu


/1. “Diri”/

Sebenarnya kau siapa?

Beraninya pergi tanpa aba-aba

Dasar sampah pendusta!

Tak pernah hadir untuk mencinta

Tak pernah ada untuk bersama

Namun mengapa kau siksa tulus setiaku padamu?


Meski janji telah kau ucapkan

Yang tumbuh hanya luka dan penyesalan

Beban

(Sesak)

--Bodohnya aku memilih percaya

.

.

Lalu aku melihatmu


/3. Akhir/

Aku terpaku

Apa-apaan kau.. apa-apaan aku..

“Cukup, pulanglah.

Ceritanya sudah selesai.”


Oleh Kerabati Irena D.

Komentar