Gelapnya bayang-bayang- Puisi

 Sungguh bersyukurnya diriku yang masih bisa merasakan hangatnya matahari dan dinginnya angin malam

Betapa bahagianya diriku dikelilingi oleh banyak orang yang kusayang

Iya, mereka keluargaku, kerabat dan sahabat-sahabat ku yang selalu membuat dunia ini tesenyum dengan diriku

Selama masih melihat senyum ibuku dunia masih terasa baik-baik saja

Tuhan… bisakah engkau membuat waktu ini berhenti? Agar bisa merasakan lebih lama bermsama orang yang kusayang.

Diri ini memang pengecut, yang selalu takut atas kenyataan bahwa waktu akan mengambil orang kusayang

Bagaimana bisa diriku tidak rela atas orang yang disayang untuk kembali kepelukukan sang kekasih-NYA

Sesuatu yang akan datang memang seperti bayangan

Lalu, apa kau sungguh takut akan bayangan katak yang menyerupai singa?

Ingat, hanya bayangan. Jika kau terlalu terpuruk dalam bayangan

Bagaimana kau akan menjalani kehidupan dengan kenyataan terindah

Yang sebenarnya sudah digariskan oleh tuhan setiap langkah manusia yang disertai rasa ikhlas atas tuhan itu yang terbaik. 


Oleh Kerabati Rozana F. A.


Komentar