Perihal Hati yang Memilih-Puisi

Kau tahu tidak dia tidak pernah berubah, dia tidak pernah berjuang untuk kita. Tapi kau selalu memaklumi, kau selalu memaafkan dan menerimanya lagi. Meskipun kau tahu dia bisa meninggalkan mu kapan saja. 


Kau seperti tempat singgah, dia bisa datang kapan saja tanpa merasa perlu menetap. 

Kau seperti mainan, yang begitu mudah dilupakan saat bosan. 

Kau adalah hal² yang bisa membuatnya tersenyum, tapi bukan alasannya untuk bahagia.

Kau adalah penghiburan bagi luka²nya yang entah darimana.  


Sudah berkali² kau katakan "ini yang terakhir, aku tak akan menerimanya lagi" setiap dia pergi dari hidupmu.

Tetapi, kau memang hanya mampu berjanji, bukan menepati.

Sebab, setiap kali dia mengucap "hai, apa kabar?" Kau bergegas membuka hatimu lebar².

.

Oleh : Kerabati Siti Khusnul Khotimah

Prodi :Ilmu Ekonomi

Angkatan : 18

🍁Pena Karya Departemen Kepenulisan


Komentar