TENTANG KAMI - Puisi

 Kami hanya berbincang kala malam runtuh

atau mungkin sepanjang waktu

Sepanjang kawan tak henti dihantarkan oleh mereka 

yang menerbangkan gurat gelagat 

antara lelah, dan pasrah


Kami hanya saling menipu diri

sembari bertanya,

“bagaimana kabarmu, ia, mereka ?”

Kendati ia pun tak yakin

pada mimpinya yang masih menyesak

pada nasib manusia yang sembap mengenangnya


Waktu telah menyingkir

Bungkam merantai raga

Sedang kami tak sempat mencecap apa-apa setelah semua!

Sial! Sial. Sialan..


Dunia itu kembali

walau mungkin tak serupa

Setengah wajah pun berlalu

pada ruas-ruas ruang dan waktu

Meniti riuh, rindu, ragu, harap 

Biar kami lelap dalam kandung tanah 

lalu menjadi angka-angka merah 

Megah, ironi





Oleh Kerabati Irena D.

Komentar