Rembulan singgah menjelang baskara sirna
Nampak temaram, berlabuh ia di balik mega
Selepas surya perlahan menghilang
Purnama bersemayam seraya bersinar terang
Ia menyendiri di atas nabastala
Bintang malam berkedip dari kejauhan
Malam ini, ranting-ranting menunduk diam
Mengagumi sang penerang kegelapan
Ia memangku kebahagiaan,
Membawa lari kesedihan,
Tersenyum indah tanpa ucapan,
Dan melukiskan berjuta harapan.
-Blitar, 16 Ramadhan 1442
Oleh Kerabati Selvia Armianda
Komentar
Posting Komentar